Rabu, 04 Juli 2012

Dasar-Dasar Biogeografi: Belajar Biogeografi

Biogeografi muncul dan beranjak dari beberapa pertanyaan mendasar, yaitu mengapa suatu organisme/ hewan-hewan tertentu hanya hidup di suatu tempat tertentu? dan tidak hidup dan tidak tinggal di tempat lain? Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan dua dasar penjelasan: 1) sudut pandang ekologis, 2) sudut pandang geografi historis (geografi sejarah)

Ekologi
Perbedaan tempat dan perbedaan organisme dapat dijelaskan dengan pendekatan ekologi. Penjelasan ini terkait dengan distribusi organisme tersebut, yang beranjak dari pemikiran mengenai populasi organisme tersebut. Hal ini merupakan salah satu subjek analisis biogeografi seperti karakteristik, kebiasaan, perlikaku, reproduksi spesies tersebut dan lain sebagainya. Dasar pemikiran berikutnya adalah bagaimana spesies tersebut merespon perubahan dan kondisi lingkungan - hal ini merupakan kajian biogeografi ekologi. Sebagaimana kita ketahui bahwa komponen dasar dari ekologi adalah komponen biotik dan abiotik, sehingga dapat dikatakan bahwa dasar pemikiran ini berpijak pada respon lingkungan biotik terhadap kondisi atau perubahan kondisi abiotik dan juga sebaliknya.
Faktor-faktor biogeografis ekologi dalam lingkup lingkungan abiotik antara lain adalah temperatur udara, penyinaran matahari, kondisi tanah, topografi, geologi, air dan juga sirkulasi udara atau arah angin, selain itu tidak kalah pentingnya adalah faktor-faktor kimia seperti  tingkat oksigen, konsentrasi kadar garam, dan kandungan zat-zat beracun dalam lingkungan tersebut, juga faktor keasaman (pH). Sementara fakto-faktor dari lingkungan biotik di dalamnya antara lain adalah kondisi persaingan antar spesies,  parasit, penyakit/hama, predator/pemangsa dan faktor manusia. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa masing-masing spesies dapat bertahan dalam jangkauan kemampuannya terhadap faktor-faktor lingkungan tersebut. Dan hal ini sangat tergantung pada batas toleransi makhluk tersebut terhadap faktor-faktor lingkungannya.

Geografi Historis
Penjelasan mengenai geografi historis mengenai distribusi/persebaran organisme melibatkan dua pemikiran mendasar, yaitu pertama, pusat asal-usul (centre-of-origin) dan penyebaran/pemencaran spesies dari satu tempat ke tempat lain di muka bumi ini. Pemikiran Kedua, adalah pemikiran yang memiliki dasar pertimbangan sudut pandang geologis dan pengangkatan daratan secara geologis atau perubahan iklim (termasuk musim) pada suatu populasi yang terisolasi sesuai dengan kelompoknya. Pemikiran ini sering dikenal sebagai vikarian biogeografi (vicariance biogeography).

Itulah sedikit gambaran awal mengenai biogeografi, sebagai suatu sub disiplin ilmu geografi yang mengkaji kehidupan organisme, variasi, dan distribusinya di muka bumi ini. 







Sumber:

Huggett, Richard John,  
                    2004       Fundamental of Biogeography, New York: Routledge Taylor & Francis  
                                   Group

Tidak ada komentar: